Wednesday, March 30, 2011

Nikmat iman


بسم الله الرحمن الرحيم


"Hati yang bersih dari penyakit lalai dan nafsu
akan menikmati lazatnya pelbagai hakikat,
selayaknya tubuh yang menikmati lazatnya makanan.
Hanya orang yang rela Allah sebagai Tuhannya~lah
yang bisa merasakan nikmat iman.
Sebab, ketika ia redha, ia berserah kepada~Nya,
mematuhi ketetapan-Nya, serta menyerahkan kendali kepada~Nya,
tidak ikut mengatur dan memilih, serta selalu menerima
aturan dan pilihan terbaik-Nya. Ketika itulah,
ia merasakan nikmatnya hidup dan lazatnya keberserahan.
Ketika ia redha Allah sebagai Tuhannya,
ia pun mendapatkan redha Allah. Allah berfirman,
'Allah redha kepada mereka dan mereka pun redha kepada~Nya.' "


[ Al-Imam Ibnu 'Athaillah As-Sakandari r.a. ]